Bomdowoso, Suryanews.net – Bank Jatim Kabupaten Bondowoso dilarang mencairkan anggaran PGRI dari tahun kemarin. Itupun atas perintah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bondowoso Jawa Timur.Jumat 11 Oktober 2024. ‘Pembekuan’ ini diketahui setelah Ketua PGRI Kabupaten Bondowoso, Dr. Drs. H. Sugiono, Eksantoso, MM didampingi LKBH PGRI, Ahroji, SH, dan Humas Syamsul Arifin, S.Pd menanyakan langsung ke Bank Jatim.
Rombongan PGRI ini diterima langsung oleh Bagian Pelayanan Nasabah Bank Jatim Evi. Dengan ramah Evi menjelaskan seluruh pertanyaan Ketua PGRI dengan jelas. Namun Evi keberatan menjelaskan jumlah tabungan PGRI di Bank Jatim.
“Kami sampaikan terimakasih atas hadirnya Pengurus PGRI ke kantor kami untuk menanyakan keuangan PGRI. Atas permintaan Disdik, sejak tahun kemarin sudah tidak bisa dicairkan. Sambil menunggu inkrah atas dualism kepengurusan PGRI,” ucap Evi.
Usai pertemuan, Sugiono, sapaannya mengatakan, pihaknya menanyakan keuangan PGRI karena secara de jure, kubunya telah memenangkan sengketa. Namun secara de facto menunggu petunjuk dari PB PGRI.
“Saya sampaikan terimakasih pada Bank Jatim, yang telah menerima kami dengan ramah. Dan menjelaskan secara rinci apa yang kami tanyakan. Untuk selanjutnya, kita akan bersinergi dengan Bank Jatim,” ucap Sugiono.
Untuk diketahui, setelah Unifah memecat belasan PB PGRI muncullah mosi tidak percaya. Sebagai penggantinya, mereka yang dipecat mengajukan Teguh sebagai penggantinya. Proses hukum mulai berjalan, dan Teguh memenangkan ‘pertarungan. (IND)