Truk Tangki Bermuatan BBM Jenis Solar Delapan Ribu Liter Tidak Bisa Menunjukkan LO, Diduga Ilegal

Truk Tangki Bermuatan BBM Jenis Solar Delapan Ribu Liter Tidak Bisa Menunjukkan LO, Diduga Ilegal

GRESIK, SuryaNews.Net – Komplotan pelaku bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal menggunakan berbagai cara untuk menghindari tangkapan pihak Kepolisian.

Kinerja pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) dan Jajarannya dipertanyakan publik. Pasalnya, dugaan Truk Tangki siluman bewarna biru putih diduga milik mafia Solar, bebas berkeliaran di wilayah Kabupaten Gresik.

Ironisnya, sikap dan tindakan Polres Gresik yang diduga ada “main mata” atas lancarnya operandi BBM solar itu masuk ke Manyar JIIPE Gresik, Kamis, 30 Mei 2024.

Dugaan praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang sedang diangkut oleh truk pengangkut BBM dari sebuah PT, kepergok anggota Tim Investigasi LP KPK, BPKP, dan Tim Media Online.

Terlihat satu unit mobil berwarna Biru Putih yang bertuliskan PT PEN dan di bawahnya tidak ada bertuliskan Transportir dan Suplier Solar Industri yang berhenti di Jalan Kebomas, hendak masuk Pintu Tol Kebomas, Jawa Timur, pada Kamis pagi, 30 Mei 2024, sekira pukul 07.54 WIB.

Kasus Penyalahgunaan BBM jenis solar Ilegal tanpa izin usaha, khususnya untuk BBM jenis solar bersubsidi sedang marak-maraknya terjadi. Upaya pemerintah dalam menanggulangi penyalahgunaan BBM Solar Subsidi masih terus dilakukan hingga membuat aturan pengisian BBM Solar Subsidi menggunakan barcode.

Berdasarkan investigasi tim awak media, pada Kamis pagi, 30 Mei 2024, sekira pukul 07.00 Wib. Tim awak media yang sedang melintas menuju pintu masuk gerbang tol Kebomas-Surabaya mencium aroma BBM jenis Solar yang bercecer di sepanjang jalan pintu masuk menuju gerbang tol Kebomas.

Alhasil tim mendapati ceceran BBM jenis Solar tersebut berasal dari sebuah truk tangki BBM industri berlogo PT Putra Energi Niaga (PEN) dengan Nopol K 9984 C yang sedang berhenti sebelum pintu masuk gerbang tol.

Benar saja, ceceran BBM jenis Solar tersebut berasal dari selang truk tangki milik PT PEN yang berada dari lubang pembuangan mainhole atas tangki tersebut. Terlihat driver dan kenek truk tangki tersebut sedang istirahat di atas kabin truk.

Tim awak media pun mencari informasi kepada driver yang diketahui bernama Saiful dan mengatakan kalau pemilik atau bos dari PT PEN diketahui berinisial RND.

Saiful mengatakan, BBM jenis Solar tersebut diambil dari wilayah Blora, Jawa Tengah, dan akan dikirim ke PT HUMMING yang berada di Pelabuhan JIIPE Manyar Gresik.

Saat tim menanyakan dokumen Loading Order (LO), driver tersebut tidak dapat menunjukan dokumen pengambilan asal usul BBM jenis Solar tersebut. Diduga PT PEN mendapatkan BBM jenis Solar tersebut dari lapak atau gudang penimbunan BBM jenis Solar subsidi ilegal.

Hingga berita ini ditayangkan, Tim Awak Media masih melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menindaklanjuti adanya kegiatan dugaan yang dilakukan mafia solar di Gresik. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *