Simpati Susi Pudjiastuti Soal Muhammad Aditya Tewas Dikeroyok 6 Pesilat Kera Sakti Gresik

Simpati Susi Pudjiastuti Soal Muhammad Aditya Tewas Dikeroyok 6 Pesilat Kera Sakti Gresik

Jatim, Suryanews.net – Susi Pudjiastuti turut memberikan komentar dan tanggapannya mengenai kabar Muhammad Aditya Pratama yang tewas dikeroyok 6 pesilat.

Muhammad Aditya Pratama tewas diduga dihajar oleh seniornya pesilat Kera Sakti di Gresik, Jawa Timur, saat ujian kenaikan sabuk.

Kini keenam pelaku yang menghabisi nyawa Muhammad Aditya Pratama telah berhasil diringkus oleh pihak kepolisian.

Keenam tersangka yang diduga menghajar Muhammad Aditya Pratama itu adalah D (17), AS (20), RM (20), ARG (15), S (19), dan HS (17).

“Enam pelaku ini mengeroyok korban yang saat itu sedang menjalani kenaikan sabuk. Ada tiga pelaku masih anak-anak,” kata Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan.

Menyoroti kabar tersebut, Susi Pudjiastuti memberikan pendapatnya di akun X @susipudjiastuti.

Ia merasa heran dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh para pesilat itu.

Apalagi belakangan juga marak terjadi kasus bullying di lingkungan para pelajar.

Blak-blakan, Susi menilai jika sikap manusia sekarang jauh lebih jahat hingga tega berbuat kekerasan terhadap sesamanya.

“Kenapa manusia jadi lebih jahat melebihi binatang?,” katanya pada Kamis, 12 Oktober 2023.

Kabar tewasnya Aditya ini sangat mengiris hati orangtuanya. Dimana korban yang awalnya berpamitan akan mengikuti ujian kenaikan tingkat pencak silat.

Justru kini malah pergi meninggalkan sang orangtua untuk selamanya. Momen pamitan dan meminta doa Aditya ke orangtuanya kala itu seolah adalah pamitan untuk terakhir kalinya.

“Sabtu malam 7 Oktober, Muhammad Aditya Pratama pamit dan meminta doa kepada orangtuanya agar bisa lolos ujian kenaikan tingkat pencak silat. Dari sabuk kuning ke sabuk biru,” kata akun X @ainurohman.

Akibat perbuatan pelaku, Aditya sampai tak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit.

Korban diketahui mengalami luka yang parah di bagian kepala belakang.

Akibat luka itu, kondisi Aditya semakin menurun meski sudah dirawat intensif di rumah sakit.

Hingga akhirnya pada tanggal 9 Oktober 2023, Aditya dinyatakan meninggal dunia di usai yang masih muda yaitu, 20 tahun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *