Jatim  

Pemkot Kediri Kaji Penyebab Tiang Pancang Jembatan Brawijaya Terbakar

Pemkot Kediri Kaji Penyebab Tiang Pancang Jembatan Brawijaya Terbakar

Jatim, Suryanews.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur (Jatim), mengkaji penyebab tiang pancang Jembatan Brawijaya yang merupakan penghubung barat dan timur Sungai Brantas di wilayah Kota Kediri terbakar.

“Kami masih rapat mempelajari kronologinya. Tim masih mengkajinya,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri Apip Permana di Kediri, Senin.

Jembatan Brawijaya Kediri diketahui tiba-tiba terbakar di bagian utara. Objek yang terbakar adalah tiang pancang. Kejadian kebakaran itu juga viral di media sosial.

Kapolsek Kota Kompol Kompol Ridwan Sahara mengatakan mendapatkan laporan adanya api di jembatan tersebut dan tim langsung menuju ke lokasi.

“Awalnya ada asap kecil yang membumbung tinggi dari puncak tiang jembatan sisi utara bagian barat, kemudian selang satu menit kemudian asap semakin pekat, tebal, disusul dengan api,” kata dia.

Pihaknya juga masih menyelidiki kasus tersebut. Diduga, kata dia, terjadi arus pendek di sekitar jembatan sehingga terjadi kebakaran.

“Kemungkinan ini korsleting listrik terkait di tiang jembatan ini. Yang terbakar adalah pelapisnya dari fiber dan kabel. Untuk kerangka aman karena terbuat dari cor beton. Sehingga kekuatan jembatan masih aman,” katanya.

Menurutnya, ketebalan cor hampir 40 sentimeter sehingga masih layak untuk dilewati. Kobaran api juga tidak menyebabkan pengendara ada menjadi korban.

Polisi sudah mengatur arus lalu lintas begitu ada kejadian kebakaran di tiang jembatan tersebut. Untuk kendaraan yang dari arah berat ke timur dialihkan lewat Kelurahan Bandar Kidul, maupun diminta ke utara lewat Jembatan Semampir, Kota Kediri.

Namun pihaknya tetap koordinasi dengan tim pemadam kebakaran untuk pembasahan di titik yang terbakar tersebut. Hal itu penting guna memastikan bara api benar-benar padam.

“Ada juga dari tim pemadam kebakaran. Ini untuk mengantisipasi, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Api kalau ada baranya, tidak tuntas bara tersebut jadi api lagi sehingga perlu pemadaman,” kata Ridwan.

Untuk saat ini, kata dia, arus lalu lintas yang melintas di Jembatan Brawijaya tersebut kembali normal. Lokasi tiang pancang yang terbakar juga masih dibiarkan, sambil menunggu perbaikan dari dinas terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *